Tidak terasa, Ramadhan telah sampai di penghujungnya. Bulan yang di dalamnya terdapat begitu banyak keagungan dan keutamaan. Malam-malamnya menjadi malam
yang utama di antara malam di bulan yang lain. Amalan di bulan ini menjadi lebih utama dibanding di bulan yang lain. Sunnahnya diganjar wajib, wajibnya digandakan hingga tujuh puluh kali, bau mulutnya seharum kesturi, tidurnya menjadi ibadah, doanya menjadi mustajab, serta suatu malam yang lebih utama dari seribu bulan.
Memang Ramadhan kali ini terasa sedikit berbeda. Sepuluh hari terakhirnya kujalani tidak bersama keluarga di rumah, tetapi dengan saudara-saudara muslim dari berbagai belahan bumi Allah ini. Tetapi Ramadhan tetaplah Ramadhan. Segala keutamaannya pasti akan menyertai kita dimanapun bumi ini kita pijakkan. Segala bonusnya bisa kita dapatkan di seluruh cabang di bumi Allah ini.
`Ya Allah Engkau telah membukakan pintu-pintu surgaMu di bulan yang mulia ini, maka kami memohon janganlah Engkau pernah menutupnya lagi kepada kami`
`Ya Allah Engkau telah menutup pintu-pintu nerakaMu di bulan suci yang penuh rahmatMu, maka tutuplah selamanya bagi kami ya Allah`
`Ya Allah Engkau telah membelenggu syetan-syetan di Ramadhan yang memesona ini, maka kami berlindung kepadaMu agar kami tidak akan terjerumus olehnya untuk selama-lamanya`
Berbahagialah kita sebagai muslim. Kita bisa menjumpai Allah, Rabb semesta alam dimanapun berada. Setiap saat, kapan kita inginkan. Allah yang tidak mengantuk tidak pula tertidur Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Kita dapat berbicara kepadaNya dengan bahasa apa saja. Kita dapat memohon apa saja walau hanya dalam getaran hati saja. Ya Allah sungguh aku malu kepadaMu. Di bulan yang Engkau muliakan ini, Engkau berikan segala kemudahan di dalamnya bagi kami tetapi hambamu ini belum menjalankannya dengan optimal. Belum sunguh-sungguh berlomba mengejar kebaikan.
Ya Allah, aku mohon ampun atas segala khilaf dan lalaiku. Tiada daya dan upaya selain pertolongan Engkau ya Allah.
Sesungguhnya aku adalah hamba yang merugi sekiranya Engkau tidak mengampuni segala dosa-dosaku. Aku berlindung kepadamu dari dosa yang tidak terampuni, dari salah yang tidak termaafkan dan dari khilaf yang melalaikan mengingatMu…
Semoga ya Allah, jangan jadikan Ramadhan ini yang terakhir bagiku, bagi kami dan bagi umat Islam di Bumimu yang agung ini. Sampaikan salam rindu kami kepada `Ramadhan` semoga kita masih bisa jumpa dan berjabat mesra. DAN LEBIH BAIK LAGI…. Amin ya Rabbal alamin.
sumber foto: google.com